Menu

Mode Gelap
Negara Intip Kamar Tidur Orang? Nikah Beda Agama Menurut Rocky dan Ade di MK Biaya Politik Mahal, UU Pileg dan Pilpres Diuji Seorang Warga di MK Indonezijski Vikend 2022 Digelar Selama 2 Hari Kepada Jokowi Presiden Korsel Sampaikan Kekhawatiranya Ancaman Nuklir Dari Korut Pembangunan Huntap Tahap II Pasca Bencana Sulteng Oleh Kementerian PUPR

Berita Terbaru · 30 Sep 2022 WIB ·

Peran Koperasi dan UMKM Menuju Ekonomi lebih baik paska era pandemi covid-19


					Peran Koperasi dan UMKM Menuju Ekonomi lebih baik paska era pandemi covid-19 Perbesar

Peran Koperasi dan UMKM Menuju Ekonomi lebih baik paska era pandemi covid-19

UMKM dan koperasi merupakan dua hal yang berperan penting membantu pembangunan perekonomian di Indonesia. Dua hal ini sama-sama mampu meningkatkan kualitas hidup serta kemampuan ekonomi masyarakat. Namun, keduanya punya perbedaan yang mendasar.

Koperasi sebuah kegiatan usaha yang melandaskan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Sedangkan UMKM adalah badan usaha perorangan yang menanamkan modal pada usaha tersebut dan pada dasarnya koperasi merupakan badan usaha milik bersama.

Berdasarkan UU Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 3, peran koperasi dalam perekonomian adalah untuk mensejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
UMKM sebagai pilar, memberikan peranan yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat dengan membuka lapangan kerja dan menambah pendapatan masyarakat sekitar sehingga dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari seperti pangan, maupun kebutuhan lainnya seperti tempat tinggal, kesehatan dan lainnya.

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak buruk terhadap UMKM. Sesuai rilis Katadata Insight Center (KIC), mayoritas UMKM (82,9%) merasakan dampak negatif dari pandemi ini dan hanya sebagian kecil (5,9%) yang mengalami pertumbuhan positif.

Hasil survey dari beberapa lembaga (BPS, Bappenas, dan World Bank) menunjukkan bahwa pandemi ini menyebabkan banyak UMKM kesulitan melunasi pinjaman serta membayar tagihan listrik, gas, dan gaji karyawan. Beberapa diantaranya sampai harus melakukan PHK. Kendala lain yang dialami UMKM, antara lain sulitnya memperoleh bahan baku, permodalan, pelanggan menurun, distribusi dan produksi terhambat.

Harapannya, dengan ada sinergi antara UMKM dan Koperasi ini akselerasi transformasi ekonomi dapat berjalan secara efektif koloborasi yang bagus bagi untuk bangsa. Allhasil, jika pondasi ekonomi kuat dan kokoh, maka mewujudkan perekonomian pun di Indonesia akan kuat maka akan menjadi Indonesia emas dan menjadi negara maju pada 2045 menjadi kenyataan. dan disini juga harus ada peran dari HMI agar selalu ikut serta untuk membangun perekonomian Indonesia lebih bagus dan kuat.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pimpinan Sidang Saidan Pahmi: Rifqinizamy Karsayuda Terpilih Sebagai Presidium MN KAHMI

27 November 2022 - 19:55 WIB

Ini Honor PPK dan PPS Pemilu 2024, Rifqinizamy: Kami Perjuangkan Tiga Kali Lipat!

14 November 2022 - 20:27 WIB

71 Persen Masyarakat Maklum Money Politic, Rifqinizamy: Peran Guru Ciptakan Pemilih Cerdas

14 November 2022 - 19:44 WIB

Rifqinizamy Bersama Barisan Pemadam Kebakaran, Jadi Pemilih Cerdas 2024

14 November 2022 - 13:38 WIB

Proyek Labkesda Dinkes Banjar Dituding Kongkalikong, Kontraktor Akan Ajukan Somasi

28 Oktober 2022 - 23:16 WIB

Jembatan Barito II, BPJN Kalsel Lakukan Studi Kelayakan

26 Oktober 2022 - 17:40 WIB

Trending di Berita Terbaru